Loading...
Tampilkan postingan dengan label pc. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pc. Tampilkan semua postingan

Inilah Spesifikasi PC untuk Need for Speed: Payback

September 20, 2017 Add Comment
seri need for speed dengan gameplay mirip fast and furious

Setelah vakum kurang lebih 1 tahun, EA dan Ghost Games akhirnya memperkenalkan seri NFS terbaru yang diberi nama Need for Speed Payback. Game ini berlandaskan balas dendam. Berlokasi di Fortune Valley, kamu punya misi untuk membalaskan dendam The House yang merupakan karakter penguasa kota.

Need for Speed: Payback ini akan mengusung tema balapan dengan cerita seperti pada Need for Speed: The Run. Pemain akan merasakan atmosfer balapan menegangkan seperti yang ada pada film Fast & Furious.

Baca juga: 5 Game Balapan PS1 Terbaik pada Masanya

Fitur kustomisasi pun akan tetap ada, kamu bisa melakukan upgrade mesin untuk menambah performa atau sekedar mengganti beberapa part untuk mempercantik mobilmu. Oh iya, Need for Speed: Payback ini juga punya fitur Always Online yang memungkinkan kamu bermain secara real-time dengan temanmu.


Minimum Requirements

  • OS: Windows 7 64 bit
  • CPU: Intel i3 6300 3.8GHz atau AMD FX 8150 3.6GHz with 4 hardware threads
  • RAM: 6 GB
  • HDD: 30 GB
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 750 Ti, GTX 1050, AMD Radeon HD 7850
  • DirectX: DirectX11

Recomended Requirements

  • OS: Windows 10 64 bit
  • CPU: Intel i5 4690K 3.5GHz atau AMD FX 8350 4.0GHz dengan 4 hardware threads
  • RAM: 8 GB
  • HDD: 30GB
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1060, AMD RX480
  • DirectX: DirectX11

Belum Genap Seminggu, Divinity: Original Sin 2 Terjual 500 Ribu Kopi

September 20, 2017 Add Comment
baru 4 hari, penjualan divinity original sin tembus 500.000 kopi

Divinity: Original Sin 2 adalah sekuel kedua dari game yang berjudul sama yang dirilis tahun 2015 silam. Seri kedua game ini baru dirilis tanggal 14 September kemarin. Dengan nama yang sudah dimilikinya, game dengan genre CRPG (Computer Role Playing Game) ini pun sukses menggaet 72 ribu player dari seluruh dunia untuk memainkan gam ini.

Prestasi tersebut tentu berimbas pada rasio penjualan game-nya. larian Studios mengungkapkan bahwa Divinity: Original Sin 2 sudah menyentuh angka 500 ribu kopi. Angka yang cukup lumayan mengingat perilisannya yang belum genap seminggu. Padahal seri pertamanya membutuhkan waktu 2 - 3 bulan untuk mencapai angka yang sama.


Swen Vinckle selaku CEO Larian Studios pun mengungkapkan kebahagiaannya atas prestasi yang dicapai ini. Namun, saat ditanya apakah game ini akan dirilis versi konsol atau tidak, dia mengatakan bahwa saat ini mereka sedang fokus mengerjakan patch untuk versi PC.

Baca juga: 6 Game PlayStation Terbaik Untuk Merusak Stik

Dengan semakin banyaknya pemain, Swen ingin memberikan pelayanan terbaik untuk para player. Jadi, mungkin tidak akan ada versi konsol untuk waktu dekat ini.

21 September Corsair Rilis Vengeance LPX DDR4 Tercepat di Dunia

September 15, 2017 Add Comment
corsair vegeance lpx

Belum lama ini G.Skill meluncurkan RAM model terbarunya Trident Z. Melihat hal ini Corsair pun tak tinggal diam, dikabarkan Corsair segera merilis modul memori untuk menghadapi pesaingnya tersebut. Corsair Vegeance LPX DIMMs nantinya akan hadir dengan clock 4.6 GHz. Sama seperti Trident Z, corsair juga menyematkan fitur Samsung B-die IC kelas dalam produk terbarunya ini untuk membuat rig gaming berjalan stabil.

Kehadiran memori kit Vengeance LPX 16GB yang mencakup dua modul DIMM DDR4 8GB ini membuat Corsair mencatatkan diri bersama G.Skill sebagai produsen memori DDR4 tercepat di dunia saat ini.

Modul memori Vegeance LPX DIMMs ini dibekali dengan memori timing CL19-26-26-46 yang dapat dioperasikan pada tegangan 1,5 volt. Memori tersebut dikabarkan juga telah memiliki sertifikat untuk bisa digunakan dengan processor Core X-series. Dan seperti perangkat lainnya, kamu akan mendapat garansi resmi seumur hidup dari Corsair di setiap pembeliannya.

Oh iya, Vegeance LPX ini juga dilengkapi dengan heatsink aluminium yang hadir dalam banyak pilihan warna dengan PCB 8 lapis. Produk ini baru akan resmi meluncur di pasaran tanggal 21 September mendatang dengan MSRP $549,99 atau sekitar 7 jutaan jika dirupiahkan.

Banner: Corsair

Tips Membuat File Hidden dengan CMD Terkini

September 13, 2017 Add Comment
menggunakan command prompt untuk menyembunyikan folder

Windows adalah sistem operasi desktop yang paling populer di kalangan masyarakat umum. Dengan sistem operasi ini kita dimanjakan dengan berbagai kemudahan yang diberikan. Salah satu fitur yang bisa digunakan adalah 'Hidden File' untuk menyembunyikan file dan folder dari direktori.

Setiap orang pastilah memiliki data pribadi yang tidak ingin diketahui orang lain. Entah itu foto pribadi, program atau beberapa 'film' untuk hiburan tengah malam. Untuk menyembunyikan file, kebanyakan orang biasa menggunakan fitur Hidden yang disediakan oleh Windows dengan cara klik kanan folder - properties - checklist tombol hidden.

Cara tersebut cukup efektif untuk mengelabui mereka yang masih awam dengan komputer. Tapi akan berbeda cerita jika teman kamu mengetahui cara 'unhide' file yang sebenarnya sangat mudah dilakukan sekalipun oleh orang awam.

Cara Unhide Folder

Buka explorer - Klik 'organize' di pojok kiri atas - Pilih 'folder and search options'.

merubah pengaturan folder

Nantinya akan muncul jendela pop up 'Folder Options', ganti opsi pada 'hidden file and folder' menjadi 'show hidden file, folder and driver'. Selamat, folder yang teman kalian sembunyikan sudah bisa kalian buka sekarang.

memunculkan folder yang di-hidden

Tapi tahukah kamu? Ada cara yang lebih aman lagi yaitu menggunakan Super Hidden. Sesuai namanya, file yang disembunyikan dengan Super Hidden tidak akan bisa ditemukan sekalipun kamu mencoba menampilannya dengan cara diatas. Bagaimana caranya?

Menyembunyikan File dengan Super Hidden

Pertama, buka cmd (command prompt) dengan menekan Windows + R pada keyboard.

command untuk menyembunyikan folder

Ketikan perintah seperti pada gambar, ganti "D:\Film\Anime" dengan direktori folder yang ingin kamu sembunyikan. Lihatlah, sekarang file/folder yang kamu sembunyikan sudah tidak terlihat dan tidak bisa diakses. Gampang kan? Lalu, bagaimana cara menampilkannya kembali?

Menampilkan File Super Hidden

Untuk menampilkan kembali file yang telah disembunyikan caranya kurang lebih sama, tinggal ganti saja '+s +h' menjadi '-s -h' dan file/folder yang kamu sembunyikan akan kembali seperti sedia kala. Lihat gambar di bawah.

command untuk menampilkan folder

Silahkan cek untuk membuktikan. Sekarang kamu bisa menyembunyikan 'file rahasia' kamu dengan aman tanpa takut bisa diakses oleh orang lain. Jangan disalahgunakan yaa!

10 Sistem Operasi yang Biasa Digunakan oleh Hacker Kelas Dunia

Agustus 29, 2017 Add Comment
macam distro linux

Mungkin Windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar orang di dunia. Tapi tidak dengan hacker, mereka tidak tertarik dengan Windows. Dilansir dari Wikipedia, hacker atau peretas adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.

Gampangnya sih mereka ini adalah orang yang ahli menerobos masuk ke dalam suatu sistem untuk tujuan tes keamanan sistem. Berbagai perusahaan besar di dunia pastilah punya hacker masing-masing untuk menjaga keamanan situs mereka. Eniwei, hacker itu beda dengan cracker. Hacker itu baik, kalau cracker lebih ke aktivitas yang merugikan seperti mencuri data pengguna untuk keperluan pribadi. Masih banyak yang salah pemahaman dengan hacker ini.

Untuk menjalankan tugasnya, tentu dibutuhkan sistem operasi yang mendukung keperluan mereka. Berikut 5 sistem operasi yang biasa digunakan oleh hacker:


1. Kali Linux

Kali Linux adalah salah satu distro Linux yang berbasis Debian. Sistem operasi ini punya fungsi utama untuk keperluan testing sistem komputer. Ada lebih dari 300 tools yang bisa digunakan sesuai kebutuhan kamu. FYI, Kali Linux adalah perkembangan dari BackTrack OS yang diklaim lbih stabil dan powerfull dalam berbagai penggunaan.

2. BackTrack

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, BackTrack adalah OS sebelum Kali Linux. Backtrak merupakan salah satu jenis sistem operasi yang tujuan utamanya untuk melakukan pengujian suatu jaringan khusus. Banyak kelompok menggunakan sistem operasi ini untuk alat peretasan keamanan jaringan. Seperti membobol sistem keamanan jaringan WiFi.

3. Live Hacking OS

Live Hacking adalah sistem operasi Linux yang juga digunakan untuk mengetes keamanan sistem. OS ini menggunakan tampilan antarmuka dari GNOME yang cukup mudah dipelajari banyak orang. Kamu bahkan tidak perlu meng-instal sistem operasi ini untuk menjalankannya, karena Live Hacking bisa kamu jalankan dengan DVD saja. Hanya saja OS ini sudah tidak dikembangkan lagi sejak 2011.

4. Parrot Security Forensic

OS ini adalah gabungan dari Linux berbasis Debiad dengan FrozenBox OS dan Kali Linux. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik saat digunakan untuk testing security system. Selain itu, Parrot Security Forensic memilik tools yang terbilang lengkap. OS ini sendiri didesain untuk keperluan Pentesting, Engineering Hacking, Cloud Pentesting dll.

5. NST (Network Security Toolkit)

NST adalah salah satu distro Linux yang ditujukan untuk admin jaringan juga ahli keamanan. Sistem operasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses ke best-of-breed dan harus dijalankan pada platfor x86. NST juga memberikan berbagai tools yang bisa digunakan untuk melakukan diagnosa masalah jaringan serta testing kemampuan keamanan suatu jaringan.

6. CAINE Linux

CAINE atau Computer Aided Investigative Environment adalah distro Linux berbasis Ubuntu yang digunakan sebagai proyek forensik digital. Antarmuka yang disediakan pun sangat user-friendly. CAINE juga dilengkapi dengan aplikasi umum seperti browser, editor dokumen, email dll.

7. Tail OS

Tail adalah distro Linux berbasis Debian. Uniknya distro ini menggunakan teknologi TOR untuk memberikan fitur anonim kepada penggunanya. Hal tersebut membuat Tail OS menjadi salah satu sistem operasi paling aman saat digunakan offline maupun online.

Tail OS merupakan sistem live yang dimuat ke dalam media eksternal seperti USB atau DVD yang bisa kamu gunakan untuk booting. Hal tersebut demi sebuah keamanan dan anonimitas penggunanya. OS ini juga tidak menyimpan data lokal dan anti spyware. Bahkan komputer yang dipakai pun tidak akan meninggalkan jejak. Wow!

8. DEFT

Deft adalah sistem operasi derivatif dari Linux Ubuntu dimana didalamnya terdapat banyak sekali program-program untuk komputer forensik yang dibuat oleh berbagai macam kalangan individual, tim serta perusahaan keamanan IT.

9. Pentoo

Pentoo dirancang untuk kebutuhan pegujian penetrasi dan penilaian yang ditujukan untuk keamanan profesional yang mampu bekerja sangat cepat nan mudah. Ada fitur screen boot yang dirancang khusus untuk memulai sistem operasi dengan driver default dan pengaturan  atau tanpa driver biner dalam mode grafis aman. Karena tujuan utama dari Pentoo ini adalah untuk pengujian penetrasi, ada beberapa alat uji yang disediakan seperti Ntop, BlueSniff, Hydra, Airsnot, Kismet, Nikto dll.

10. Cyborg Hawk

Cyborg Hawk salah satu distro Linux dianggap istimewa, terlebih bagi  kalangan hacker kelas dunia. Cyborg Hawk termasuk sistem terkuat dan memiliki kecanggihan tolls di dalamnya. Beberapa sistem operasi yang digunakan hacker biasanya memiliki sekitar 300 tolls untuk hacking. Sedangkan pada cyborg hawk, paling sedikit menampung sekitar 700 tolls untuk melakukan hacking dengan sempurna.

Kebanyakan OS yang digunakan memang berbasis Linux. Ya, karena memang dari dulu Linux dikenal sebagai sistem operasi yang cocok digunakan untuk kebutuhan keamanan seperti yang dilakukan para hacker.

4 File Sistem Windows Ini Bisa Kamu Hapus Untuk Menghemat Ruang pada Hard Disk

Agustus 15, 2017 Add Comment
cara menghapus file yang benar

Windows merupakan sebuah sistem operasi yang kompleks yang sudah dibuat sedemikian rupa agar bisa berjalan dengan baik. Itupun masih memerlukan update berkala untuk menjaga sistem tetap bekerja maksimal dan dapat digunakan tanpa kendala.

Hal tersebut membuat sebagian orang jadi takut menghapus beberapa file yang sebenarnya aman untuk dihapus. Ya, karena jika kamu sampai salah menghapus file sistem tentu Windows kamu tidak akan berjalan sempurna. Karenanya banyak yang takut dalam masalah hapus-menghapus ini.

Sesungguhnya ada beberapa file sistem yang bisa kamu hapus tanpa rasa khawatir karena tidak memberikan efek apa-apa, malah dengan menghapus 4 file sistem ini akan membuat komputermu bekerja lebih cepat dan tentunya meghemat ruang penyimpanan.

Ke-4 file sistem Windows tersebut adalah:


1. Recycle Bin

Saat kamu menghapus file / folder di komputer, file tersebut tidak langsung hilang seketika. Setiap file yang kamu hapus tadi akan dipindahkan ke Recycle Bin. Sesuai namanya, Recycle Bin sendiri adalah tempat dimana terletak file yang kamu hapus. File pada Recycle Bin juga bisa kamu kembalikan (restore) ke tempat semula jika kamu inginkan. Untuk file yang memang kamu ingin hapus permanen, kamu harus menghapus file tersebut dari Recycle Bin juga.

Cara menghapusnya juga sangat mudah, kamu tinggal buka Recycle Bin (ikon keranjang yang ada di desktop) kemudian klik 'Empty Recycle Bin'. Atau bisa juga klik kanan - Empty Recycle Bin.

mengosongkan recycle bin

2. Temporary File

Temporary file adalah file sementara yang ada karena kamu menjalankan suatu aplikasi di komputer. Jadi, file ini hanya akan digunakan saat suatu aplikasi dijalankan. Namun, jika dibiarkan temp file ini akan terus menumpuk dan memenuhi ruang penyimpanan. Kamu bisa menghapusnya secara berkala jika memang sudah terlalu banyak.

Untuk menghapus temporary file, kamu bisa gunakan tool bernama CCleaner untuk lebih mudahnya. Selain itu, kamu juga bisa menghapus registry, history, bahkan uninstal aplikasi menggunakan CCleaner.

3. Hibernate File

Saat laptop di-hibernate, sistem akan menyimpan otomatis semua pekerjaan yang sedang kamu lakukan sebelumnya. Jika memang semua pekerjaan sudah kamu simpan, file ini bisa kamu hapus kok. Namun, meskipun tidak kamu hapus file akan hilang otomatis saat komputer dimatikan.

4. Windows.old

Folder Windows.old adalah folder back-up dari sistem operasi sebelumnya. Windows.old akan muncul saat kamu melakukan instal ulang atau upgrade sistem operasi. Nah, sistem operasi yang kamu gunakan sebelumnya tidak lantas hilang begitu saja. Semua data akan dipindahkan ke folder Windows.old yang bisa kamu gunakan kembali jika dibutuhkan. Namun, jika memang sudah tidak dibutuhkan kamu boleh menghapusnya. Apalagi ukurannya yang cukup besar tentu semakin mempersempit ruang di hard disk jika dibiarkan saja.

Untuk cara penghapusan, kamu bisa menggunakan fitur Disk Cleanup dengan cara klin kanan partisi C - Properties - Disk Cleanup.

membersihkan hard disk dengan fitur disk cleanup

Setelah itu pilih 'Clean up system files' dan centang Windows.old lalu tekan 'OK'

clean up system files

Itulah tips menghamat ruang penyimpanan dengan menghapus 4 file sistem Windows. Semoga bermanfaat.

5 Tips Aman Download Aplikasi dari Internet

Agustus 14, 2017 Add Comment
download aplikasi

Download agaknya menjadi aktivitas yang lumrah sekarang, terutama untuk aplikasi. Dengan mudahnya akses internet seperti sekarang, mendownload aplikasi bukanlah sesuatu yang susah. Hampir semua orang pernah atau bahkan sering download aplikasi dari internet.

Namun, kamu juga harus tetap hati-hati karena ada beberapa aplikasi yang 'sengaja' disisipi malware atau virus yang bertujuan untuk mencuri data atau menampilkan iklan dengan paksa dari aplikasi yang kita instal.

Untuk menghindari hal tersebut, berikut 5 tips yang bisa kamu lakukan sebelum download aplikasi di internet.


1. Gunakan Mesin Pencari

mesin pencari nomor satu di dunia

Hal yang bisa dibilang dasar yang pasti dilakukan setiap orang untuk mencari aplikasi, memanfaatkan mesin pencari. Kamu bisa ketikkan nama aplikasi yang akan kamu download di kolom pencarian mesin pencari, setelah muncul hasil pencariannya kamu bisa memilih situs yang terpercaya untuk mulai download.

2. Cari Review

mengulas kelebihan dan kelemahan suatu aplikasi

Untuk lebih meyakinkan, kamu bisa mencari beberapa sumber yang me-review aplikasi yang ingin kamu download. Hal ini digunakan untuk mengetahui kegunaan atau fungsi aplikasi itu sendiri. Jika memang performanya baik, kamu bisa lanjut download. Tapi jika tidak, kamu bisa mencari aplikasi sejenis yang memiliki performa yang lebih baik.

3. Pilih Situs Official

Banyak pilihan situs atau website yang bisa kamu jadikan pilihan untuk mengunduh aplikasi. Tapi untuk lebih amannya, lebih disarankan untuk download aplikasi langsung dari situs resminya. Selain lebih terpercaya, download aplikasi dari situs resmi juga lebih mudah karena biasanya tidak ada iklan, mengingat kadang ada iklan yang mengecoh.

Namun, ada juga situs non-resmi namun memiliki kredibilitas tinggi untuk urusan download aplikasi desktop maupun mobile. Misal seperti JalanTikus atau FileHippo.

4. Scan dengan Antivirus

cara melakukan scanning dengan antivirus

Jika merasa masih kurang yakin dengan aplikasi yang sudah kamu download, kamu bisa melakukan scanning terlebih dahulu sebelum meng-instal aplikasi. Banyak pilihan antivirus yang bisa kamu gunakan seperti Smadav.

5. Jangan Asal Instal

Kesalahan yang paling banyak dilakukan sebagian besar orang adalah 'asal instal' atau asal klik next saja yang penting aplikasi terinstal. Padahal, apa yang kamu lakukan tersebut bisa saja membuatmu ikut meng-instal aplikasi yang tidak kamu inginkan.

Perlu kamu ketahui, ada beberapa developer yang menyertakan aplikasi lain saat proses instalasi. Jika kamu asal instal, bukan tidak mungkin aplikasi yang tidak kamu inginkan ini akan ikut terinstal.

Itulah 5 tips yang bisa kamu lakukan sebelum download aplikasi di internet. Semoga bermanfaat.

Cara Cepat Menutup Aplikasi "Not Responding" Tanpa Task Manager

Agustus 14, 2017 Add Comment
not responding is a response

Tak jarang saat kita menjalankan suatu aplikasi atau game, tiba-tiba saja aplikasi tersebut "not responding" dan freeze tidak bisa di-close. Hal yang sungguh menjengkelkan, ya? Kalau sudah begini, cara paling ampuh adalah mengandalkan task manager (Ctrl + Alt + Del) untuk menutup paksa aplikasi yang sedang berjalan.

Tahukah kamu kalau ada cara yang lebih cepat untuk melakukan hal yang sama tanpa menggunakan task manager? Prosedurnya sih sama saja, tapi cara ini memberikan kemudahan dan cocok buat kalian yang tidak suka ribet.


Cara Cepat Menutup Aplikasi "Not Responding" di Windows

1. Buat shortcut baru di desktop dengan cara klik kanan - new - shortcut.

membuat shortcut di desktop

2. Ketikkan taskkill.exe /F /FI "status eq NOT RESPONDING" pada kolom yang tersedia, kemudian pilih Next

mencari lokasi shortcut

3. Beri nama shortcut yang kamu buat (bebas), misal saja "Task Killer" kemudian klik Finish

memberi nama shortcut

Selesai, kamu akan menemukan sebuah shortcut baru di desktop. Jadi, ketika kamu mengalami aplikasi not responding tinggal klik saja shortcut tersebut dan masalah akan selesai. Eniwei, untuk mempermudah akses, kamu bisa meletakkannya di start menu atau taskbar dengan cara klik kanan - 'Pin to Start Menu' atau 'Pin to Taskbar'.

Untuk mempercantik tampilan shortcut yang kamu buat, kamu juga bisa mengganti icon-nya agar lebih menarik. Untuk melakukannya arahkan kursor ke shortcut dan klik kanan - properties - change icon.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Intel Coffee Lake Diperkenalkan 21 Agustus 2017

Agustus 09, 2017 Add Comment
intel coffee lake

Sukses dengan Kaby Lake yang diluncurkan belum lama ini, Intel dikabarkan sudah siap merilis generasi baru penerus Kaby Lake. Processor intel ini akan menjadi generasi ke-8 core i series yang diberi kode nama Coffee Lake. Menurut laman resmi Intel, processor anyar ini akan dikenalkan di tahun dan bulan ini juga, tepatnya 21 Agustus 2017.


Sebelum berita ini dibuat, memang sempat ada beberapa bocoran terkait processor Intel generasi ke-8 ini. Namun, di tanggal 21 Agustus nanti Intel sepertinya tidak akan langsung memperkenalkan Coffee Lake untuk semua lini. Menurut informasi, di tanggal 21 Agustus mendatang Intel akan memperkenalkan Coffee Lake yang ditujukan untuk perangkat mobile. Sedangkan untuk varian desktop akan dikenalkan di waktu yang berbeda.

perbandingan performa processor intel core i series
Foto: arstechnica.com
Seperti pendahulunya, Coffee Lake dipastikan fabrikasi 14nm. Processor ini juga akan membutuhkan chipset baru dan tidak akan dapat digunakan pada motherboard seri 200. Dengan kata lain, processor ini membutuhkan motherboard generasi baru juga. Namun, Intel menjanjikan peningkatan performa hingga 30% dibandingkan dengan generasi sebelumnya (Kaby Lake dan Skylake).

Baca juga: Perbedaan Processor 32bit dan 64bit

Ada beberapa seri processor yang akan akan dirilis Intel, diantaranya adalah Core i3-8100, Core i-3 8300, Core i3-8350K, Core i5-8400, Core i5-8600K, serta Core i7-8700 yang sekaligus menjadi primadona dari Intel Coffee Lake.

Pentingnya "Eject" Sebelum mencabut Flashdisk

Agustus 02, 2017 Add Comment

Terkadang karena buru-buru, kita langsung mencabut flashdisk tanpa melakukan eject terlebih dahulu. Padahal ini merupakan kebiasaan buruk, lho. Bahkan jika sering dilakukan dalam jangka waktu yang lama bisa merusak flashdisk dan membuat data di dalamnya corrupt. Hal ini juga berlaku untu hard disk eksternal.


Eject atau Safely Remove Hardware sendiri adalah fitur yang berfungsi untuk memberitahukan kepada sistem komputer bahwa penggunaan flashdisk sudah selesai, jadi semua proses yang berhubungan dengan flashdisk akan dihentikan. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga flashdisk dan data di dalamnya agar tidak terjadi kerusakan saat dicabut. Jika tidak melakukan eject, ibaratnya kamu menghentikan proses yang sedang berjalan secara tiba-tiba.

Langsung mencabut flashdisk tanpa melakukan eject dapat membuat flashdisk menjadi RAW. FYI, format default flashdisk adalah FAT32 atau NTFS. Jika sudah begini, kamu tidak akan bisa menggunakan flashdisk karena akan selalu minta format saat dicolok. Dan meskipun kamu format, proses tidak akan berjalan (error). Menyusahkan bukan? Data di dalamnya juga bisa corrupt, hilang, atau terkunci.

Baca juga: Cara Menghilangkan Virus Shortcut di Flashdisk

Sebenarnya, sekalipun kamu langsung mencabut flashdisk tanpa eject juga tidak langsung membuat flashdisk-mu rusak, hanya saja ini merupakan kebiasaan yang tidak baik. Tidak mau juga kan jika tiba-tiba data di dalam flashdisk-mu hilang atau corrupt? Apalagi data penting atau data pribadi yang akan digunakan. Dengan melakukan eject, flashdisk kamu juga akan lebih awet dan memiliki masa pakai yang lebih lama.

Bagaimana? Sudah tahu kan sekarang pentingnya eject flashdisk sebelum mencabutnya? Semoga artikel ini bermanfaat.

Banner: How-To Geek